0
Disclaimer 📌
DISCLAIMER
Semua konten di website ini bukan milik pribadi,
Melainkan dari pihak ketiga (Scribd, Archive, PDFDrive, dll).
Kami tidak bertanggung jawab apabila ada kesalahan isi konten.
Home  ›  Sejarah  ›  Tasawuf

Terpesona di Sidratul Muntaha

"Masjidil Aqsha...Buraq... Sidratul Muntaha, adalah kata kunci dalam Isra' Mi'raj yang berisi perintah shalat. Kejadian tersebut memiliki dimensi Iptek"

DESKRIPSI

"Terpesona di Sidratul Muntaha" merujuk pada buku tasawuf modern karya Agus Mustofa yang membahas secara ilmiah-ilmiah (fisika/sains) perjalanan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW hingga ke Sidratul Muntaha. Buku ini mengulas keagungan tempat tertinggi di langit ketujuh tersebut sebagai batas akhir perjalanan makhluk, di mana Malaikat Jibril pun terhenti. Berikut adalah poin-poin penting terkait "Terpesona di Sidratul Muntaha": Isi Buku & Pendekatan: Buku ini menarasikan perjalanan Nabi Muhammad SAW menembus 7 lapis langit dengan pendekatan logika, fisika, dan sains untuk menjelaskan peristiwa yang dianggap mustahil. Apa itu Sidratul Muntaha: Berdasarkan Wikipedia dan sumber keislaman, Sidratul Muntaha adalah pohon bidara (sidr) yang menandai batas akhir langit ketujuh, tempat makhluk tidak bisa melampauinya. Peristiwa Isra' Mi'raj: Sidratul Muntaha adalah tempat Nabi menerima perintah shalat langsung dari Allah, yang digambarkan dalam surah An-Najm. Makna Shalat: Buku ini juga mengaitkan perjalanan ke Sidratul Muntaha dengan kekhusyukan shalat, di mana orang beriman seakan "mi'raj" menghadap Allah.
Search
Menu
Theme
Share
Additional JS