0
Disclaimer 📌
DISCLAIMER
Semua konten di website ini bukan milik pribadi,
Melainkan dari pihak ketiga (Scribd, Archive, PDFDrive, dll).
Kami tidak bertanggung jawab apabila ada kesalahan isi konten.
Home  ›  BSE  ›  Cerita Rakyat

Si Kodok Kata Malem, Baik Budi Penawan Hati

Turi-Turian Si Katak-Katak (Cerita Si Kodok-Kodok) adalah cerita rakyat dari daerah Karo, Sumatera Utara. Cerita itu ditulis oleh Henry Guntur Tarigan, terbitan Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah, Departemen Pendidikand dan Kebudayaan, tahun 1985. Penceritaan kembali Cerita Si Kodok-Kodok dilakukan oleh Muhammad Jaruki (1995) dengan judul “Si Kodok”. Si Kodok adalah cucu seorang penghulu kampung yang baik, peramah, dan tidak mudah marah, meskipun banyak penduduk yang mencibir karena wajahnya. Apakah yang terjadi dengan kehidupan si Kodok selanjutnya? Untuk mengetahui kisah akhir si Kodok, bacalah cerita ini selengkapnya.
EMBED BUKU
Search
Menu
Theme
Share
Additional JS